Iceteamaniezt

Friday, September 30, 2011

Tips Cara Merawat Printer dan Infus

Akhirnya, bisa juga share hal yang bermanfaat setelah sekian lama curhat sampai² malah mendapat award dari Google Pagerank. Yap, sekali lagi buat yang belom tahu, blog iceteamaniezt ber PR 2 lho...hihi :cool:
Mendapatkan PR ternyata membawa hikmah bagi saya untuk giat ngeblog lagi. So, saya pun nyari² catatan jadul, sapa tau ada yang berguna dan bisa diposting dimari. 
Finally, ketemu...Yap, mungkin untuk remind buat yang udah tahu ato syukur² bermanfaat buat yang belom tahu sama sekali tentang bagaimana cara merawat printer dan infus nya. Oke langsung aja ya :

1. Tempatkan printer pada posisi yang aman, hindari menaruh printer pada tempat yang sempit dan di dekat jalan untuk lalu lalang yang bisa mengakibatkan printer tersangkut oleh orang yang sedang berjalan sehingga printer terjatuh dari tempatnya atau tinta infus terjatuh sehingga menyebabkan tinta tercecer kemana-mana dan printer menjadi rusak.

2. Pastikan bahwa tempat keluarnya kertas apda printer harus ebbas dari hambatan barang-bnarang yang mengahalngi keluarnya kertas, sehingga kertas bisa masuk kembali ke dalam printer (roll) sehingga menyebabkan printer menjadi rusak.

3. Bila kamu menggunakan printer dengan sistem infus, maka tempatkan tabung infus lebih rendah, kurang lebih 5 cm (untuk printer Canon) atau sejajar dengan printernya (untuk priinter Epson), bisanya hal ini akan diberitahukan oleh teknisi yang memasang infus pada printer tersebut.

4. Sebelum printer dinyalakan, pastikan bahwa lubang udara sudah dibuka (lubang tabung infus yang besar 
    atau yang kecil)

5. Setiap tabung infus pasti diatasnya terdapat 2 lubang yaitu  :
a. lubang besar untuk isi tinta
b. lubang yang kecil untuk sirkulasi udara

6. Nyalakan printer setiap hari, printer harus setiap hari dalam kedaan hidup / On (dipakai untuk mencetak ataupun tidak)

7. Apabiula tidak ada keperluan untuk mencetak, maka printer cukup dinyalakan dari posisi Off ke posisi 
   on, kurang lebih 1 menit. Setelah lampu indikator tidak berkedip lagi (print ready to use) maka printer bisa dimatikan kembali.

8. Gunakan tinta yang sesuai dengan merk printer (Canon, Epson, HP, Lexmark, dll). Jika sebelumnya kamu memakai merk tinta A dan ingin pindah/ganti ke merk B itu tidak msalah asalakna harus sesuaid enga merk printer yang anda miliki, misalnya : A (Canon) diganti B (Canon) atau A (Epson) diganti dengan B (Epson) dsb.

9. Jangan salah ketika kamu mengisi warna tinta ke cartridge / tabung infus. pada dasarnya printer hanya mempunyai 4 warna dasar yaitu Black (Hitam), Cyan (Biru), Magenta (Merah), dan yellow (kuning). Apabila kamu salampai salah memasukkan warna pada tabung infus atau cartridge maka hasil cetakan yang kamu hasilkan warnaya tidak sesuai dengan yang anada inginkan akrena keslahan pengisian tinta tersebut.

10. Jika printer mengalami masalah / tidak lancar, ada 3 cara untuk mengatasinya :
a. Tinta keluar tidak normal/pada selang infus terdata udara, cara mengatasinya adalah :
- Klik Start, Setting, Printer and Faxes, pilih rpinter yang ready lalu (klik kanan pada mouse), printing preferences, maintenance Deep Cleaning (untuk Canon) dan Head Cleaning (untuk Epson)

b. Buka program Microsoft Word, buatlah gambar kotakan atau lingkaran dan warnailah empat gambar tersebut dengan warna dasar printer yaitu hitam, biru, merah dan kuning lalu cetaklah file tersebut, perhatikan hasilnya, warna apa yang tidak keluar dari keempat gambar tersebut.

c. Apabila dihidupkan (On-kan) lampu indikator pada printer berwarna merah/kuning nyala terus, cara penanganannya printer adalah :
- Cartridge tidak mendeteksi, minta di reset chip yang ada di cartridgennya dengan alat yang reseter
- Blinking, minta direset mainboardnya pada printer tersebut menggunakan software reset sesuai merk printer tersebut. Untuk Canon, blinking minta direset software, tetapi apabila headnya terbakar / rusak maka cartridge harus diganti

d. Apabila telah berusaha untuk melakukan perawatan sendiri juga belum bisa, maka langkah terakhir adalah silahkan bawa printer anda tersebut ke printer service center (Pusat Perbaikan Printer)

Step-step diatas merupakan catatan yang dikasih dari teman saya yang kebetulan seorang teknisi komputer dan printer untuk merawat printer dan infus milik saya. Jadi jangan ragu untuk menerapkan poin-poin diatas. Kalo perlu artikel ini di copas di MS. Word trus diprint, trus ditempel di dekat printer kamu. Sebelum diprint dihias seindah mungkin, biar seneng bacanya jadi gampang diingat. Cocok banget diterapkan buat yang punya usaha rental komputer dan digital printing. Selamat mencoba ;)

2 comments:

  1. Terimakasih ya, atas info & ilmuya… bagus tulisannya

    ReplyDelete
  2. thanks a lot.. bisa dimengerti

    ReplyDelete

eiitss..jangan lupa ninggalin comment kamu disini ya...
Makasihhhhhhh..dah berkunjung..